Ciri-ciri kerusakan laptop

Ciri-ciri kerusakan laptop

Laptop atau notebook saat ini sudah menjadi piranti yang umum bagi pelajar, mahasiswa sampai kalangan profesional. Piranti ini  digunakan untuk menunjang aktivitas belajar, bekerja atau  sebagai sarana hiburan. Penggunaan laptop makin meluas karena sifatnya yang bisa dibawa ke tempat kerja atau ke ruang belajar. Jumlah penggunapun makin meningkat dari tahun ke tahun mengalahkan jumlah pengguna Komputer desktop. Karena jumlahnya makin banyak kemungkinan terjadinya kerusakan juga makin besar.

Secara umum pola kerusakan pada laptop sama dengan yang terjadi di komputer desktop. Kasus kerusakan yang paling umum ditemui adalah pada sistem operasinya, dalam hal ini Windows, karena sebagian besar pengguna masih mengandalkan WIndows sebagai sistemnya. Secara umum jenis kerusakan bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
- kerusakan pada perangkat lunak atau programnya
- kerusakan pada perangkt keras

Untuk menentukan kerusakannya dimana tentu kita harus mencoba perangkat tersebut,kita bisa berangkat dari keluhan pengguna, misalnya dengan gejala-gejala seperti ini :
  •  laptop tidak mau dihidupkan,indikator power tidak hidup, sementara adaptor bisa hidupkan
    • Diagnosa      : Berdasar keluhan tegangan dari adaptor tidak bisa masuk ke mesin, sementara adaptor bisa dipastikan berfungsi normal. Kerusakan pasti ada di perangkat kerasnya, ada beberapa kemungkinan :
      • tombol power mati, jika tidak maka
      • blok mainboard
        • di blog regulator, biasanya berupa transistor
        • IC power
  •  Laptop hidup tapi tidak ada tampilan di layar.
    • jenis kerusakan seperti ini sangat umum ditemui, untuk mengeceknya perlu beberapa tahap dari yang paling mudah dahulu.
    • Cek dengan monitor eksternal, bila masih ada tampilan maka LCD atau inverternya bisa dicurigai sebagai biang keroknya. Bila tetap tidak ada tampilan maka coba lanjutkan  ke langkah berikut :
    • ganti memorinya dengan yang baru/normal. Bila langkah ini tidak juga berhasil coba langkah berikut :
    • Ganti prosesornya. Kasus prosesor mati untuk intel memang jarang, tapi kemungkinan ini bisa juga terjadi. Bila langkah ini tidak juga berhasil maka kecurigaan layak diarahkan pada mainboardnya.
    • Cek mainboardnya. Kerusakan mungkin terjadi di bagian-bagian berikut :
      • VGA, IC Vga bertanggungjawab mengeluarkan sinyal untuk dikirim ke LCD. IC VGA ini seperti yang ada di mainboard komputer desktop. Cuma masalahnya di komputer dekstop bila VGA nya mati bisa diganti dengan yang slot PCI atau AGP. Ini memang repotnya kalo VGA laptop mati. 
        • IC VGA kadang masih bisa diperbaiki dengan menggantinya yang satu tipe/seri
        • atau bisa juga hanya kakinya yang tidak lagi konek ke jalur di PCB, perbaikan dengan teknik rebold.
      • IC-IC controler. Perbaikan oleh teknisi biasanya menggunakna teknik rebold yaitu mencetak ulang kaki-kaki IC.
    • Ganti mainboarnya, ini yang paling berat, berat di biaya tentunya karena harga mainboard bisa separuh harga laptop sendiri.
  • Untuk kerusakan yang lain bisa dilanjutkan dengan membaca artikel selanjutnya.....................

+ comments + 1 comments

May 12, 2012 at 9:17 AM

terima kasih maturnuwun infone nggeh mas....maju terus ngeblognya mas...

Post a Comment

Keyboard Laptop

Keyboard Laptop
menyediakan keyboard laptop
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DIMASKOMPUTER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger